The promises of God



1 raja-raja 17:7-16
“17:7 Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada turun di negeri itu.
17:8 Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia:
17:9 "Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan."
17:10 Sesudah itu ia bersiap, lalu pergi ke Sarfat. Setelah ia sampai ke pintu gerbang kota itu, tampaklah di sana seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Ia berseru kepada perempuan itu, katanya: "Cobalah ambil bagiku sedikit air dalam kendi, supaya aku minum."
17:11 Ketika perempuan itu pergi mengambilnya, ia berseru lagi: "Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti."
17:12 Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikit pun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati."
17:13 Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.
17:14 Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itu pun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi."
17:15 Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya.
17:16 Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.”

1. penderitaan menghasilkan kesempurnaan iman
elia memasuki rumah janda miskin untuk meminta makanan dan minuman. Padahal janda ini tidak punya makanan. Tapi itulah Firman Tuhan dan janji Tuhan benar-benar terjadi. Dan janda itu pun tidak kekurangan makanan lagi.

- apa penderitaan yang kita alami sekarang?
*penderitaan itu baik untuk kita!

Ibrani 5:7-10
“5:7 Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
5:8 Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,
5:9 dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,
5:10 dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.”

Yesus harus melewati penderitaan-penderitaan-Nya untuk mencapai kesempurnaan-Nya
*penderitaan itu baik untuk kita bisa belajar menjadi taat

roma 5:3
“5:3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,”



2 korintus 3:12
“3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,”

kisah para rasul 5:40-42
“5:40 Mereka memanggil rasul-rasul itu, lalu menyesah mereka dan melarang mereka mengajar dalam nama Yesus. Sesudah itu mereka dilepaskan.”
5:41 Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus.
5:42 Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias.
- untuk memenangkan orang kita harus menderita dan Tuhan mau kita untuk melewati itu semua.

1 raja-raja 17:13
“17:13 Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.”

2. kepatuhan menghasilkan mujizat
ada 2 prinsip dalam memberi yang kita bisa belajar dari janda ini.
1. dia memberi dari kekurangannya dan ini membutuhkan iman yang besar
2. dia memberi terlebih dahulu baru Tuhan bisa berikan

karena kepatuhan janda ini, dia bisa mendapatkan mujizat dari Tuhan.

• cukup patuh, hidup kita akan menjadi luar biasa.
• Untuk memiliki hati yang patuh kita butuh kerendahan hati
• Karena tugas kita hanyalah patuh,,karena itu..obey lah!!! 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

“in search of true happiness”



what makes you happy?
Apa kamu bisa bahagia kalau kamu sedang dalam kesulitan?

Ibrani 1:14
“1:14 Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?”

- disaat kita dalam kesulitan, Tuhan mengirimkan orang-orang yang membantu kita  inilah cara Tuhan bekerja melalui manusia

1 petrus 1:24
“1:24 Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,”

hanya ada 3 hal yang paling penting
1. God
2. God’s word
3. His people

Kisah para rasul 17:11
“17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.”

- biarlah Tuhan berkuasa..dan dunia bergembira 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Hari Terbaikku Adalah Hari Esokku


bagaimana aku mendengar Tuhanku hari ini?
Musa berumur 80 tahun dan dipakai Tuhan dengan luar biasa

1. Apa yang aku genggam paling erat dalam hidupku saat ini?
2. Sudahkah aku memberikan segalanya?
3. Jangan sampai Tuhan memaksa, membuka jari-jari tanganku untuk melepaskan genggamanku.
4. Percaya dan kepatuhan adalah cara mendapatkan berkat dari Tuhan
5. Ketidakpercayaan membuat Tuhan tidak bisa memberikan/menyampaikan berkat yang sudah disiapkan/direncanakan.
6. Saya hanya bisa melihat apa yang dihadapan saya, tetapi Tuhan dari atas dapat melihat dengan jelas, kearah mana saya harus pergi dan sampai, dan Firman Tuhan adalah radio penyambung antara saya dengan Tuhan disorga.
7. Dan satu hal yang saya harus senantiasa pegang didalam hidupku adalah “ Bapa, Tuhanku” sangat mengasihiku, Dia akan menyendengkan telingaNya untuk mendengarkan aku, memberikan perhatian khusus bagiku, memprioritaskanku.
8. Apa yang aku matikan hari ini untuk aku mendengar Tuhanku?
9. Orang Israel bisa melihat tanah “Perjanjian”, tapi tidak bisa merasakan karena mereka tidak percaya.

Referensi ayat;
Buku Ulangan 11;13, ulangan 6; 3-6, masmur 116;1-2, ulangan 1;6-8, 20;32

Aku ingin mendengar sura radio dari sorga, untuk mengarahkan setiap langkahku, agar aku dapat memberikan segalanya untuk Tuhan.

Kejadian 1;

Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.

Tuhan, dengan sangat gampang menjadikan semuanya itu sungguh amat baik karena semua yang diciptakanNya itu, Dia lakukan dengan kuasaNya, tetapi tidak dengan manusia, Tuhan tidak dapat membuat segala rencanaNya terjadi atas setiap manusia, karena dia memperlakukan/ membentuk manusia bukan dengan KuasaNya, melainkan dengan KasihNya. Tuhan memperlakukan manusia dengan sangat lembut, hati-hati dan penuh rasa sayang, Dia menghargai CiptaanNya dengan sangat tinggi, dan Dia sangat percaya kepada manusia, karena itu, Tuhan selalu mengharap dan menanti dengan sabar, bagaimana kembalinya ciptaanNya itu, berterima kasih dan “MengasihiNya kembali”.

Tuhan menantikan setiap insan manusia, untuk melihat betapa Tuhan sangat mengasihiNya, Percaya kepadaNya, sebab Dia yang dapat melihat dan menuntun setiap langkah manusia dibumi.
lihatlah dan berikanlah telinga mu untuk mendengar suara Tuhan..dan betapa besarnya Dia mengasihimu..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Pembimbingan : 4 macam kepribadian


Orang dapat dibagi ke dalam 4 macam kepribadian (secara kasar) meskipun ada campuran dari 1 sama lain dalam prakteknya. Tidak ada kepribadian yang buruk atau lebih baik. Semua punya tempat dan tugas dalam kerajaan Allah. Goal kita adalah menjadi seperti Yesus – seimbang dalam segalanya.
1. bersyukur untuk kekuatan kamu, dan bertumbuh agar dapat menggunakan hal itu untuk kemajuan kerajaan Allah
2. berubah dalam kelemahan agar mempunyai keseimbangan dalam karakter kamu
sebagai pembimbing :
1. hormati dan beri semangat mereka tentang kekuatan karakter mereka
2. temukan dan tantang mereka dalam kelemahan mereka – sampai kita mencapai kesempurnaan Yesus – kol 1:28-29

I. Sanguine (Petrus)
1. cara kepemimpinan : orang yang gampang mempengaruhi orang, lebih menggunakan pesonanya dia dari pada kekuasaan.
2. keperluan (keinginan) :
a. Popularitas
b. Kebebasan
3. ketakutan terbesar : tidak di terima sekelilingnya
4. cara pembimbingan :
a. beri semangat dan pujian
i. yakinkan mereka terus menerus akan kasih Tuhan dan kasih kamu pada mereka.
ii. beri mereka keyakinan akan kekuatan mereka, percaya pada mereka dan suka dekat dengan mereka
iii. pastikan untuk memberi mereka keyakinan setelah kamu menantang mereka
b. tantangan :
i. mereka perlu pertanggungan jawab yang ketat
ii. bertanya dengan dalam. Mereka kadang-kadang suka menyimpan dalam hati
iii. tantang keseimbangan mereka dan kemandirian (tidak suka minta nasihat) secara teratur
5. Yesus dengan petrus : Yoh 1:41-41 ; Mat 16:13-23 ; Yoh 21:15-22

II. Choleric ( Paulus )
1. cara kepemimpinan : pemimpin yang dominan, penuh keyakinan, semangat, menggunakan kekuasaan, punya pendirian / pendapat yang dalam – sangat focus dan mengejar goal, keyakinan pada diri sendiri tinggi, tak sabar, menginginkan perubahan, pertumbuhan dan keberhasilan.
2. keperluan (keinginan) :
a. tantangan (mereka suka tantangan yang keras)
b. kekuasaan (yang berarti dan dapat memberi hasil)
3. ketakutan terbesar : dipergunakan
4. cara pembimbingan :
a. beri semangat dan pujian
i. biarkan mereka memimpin sesuatu. Kasih mereka kesemapatan. Perhatikan pendapat mereka
ii. beri mereka inspirasi dengan menjaga standard yang tinggi dan tidak kompromi dengan mereka
iii. yakinkan mereka akan pengaruh mereka. Mereka butuh pengakuan dan rasa hormat dari kamu
b. tantangan :
i. mereka perlu mendapat tanggung jawab yang berat agar bergantung pada TUHAN.
ii. Bantu mereka untuk bisa memenuhi kebutuhan emosional (perasaan) murid yang mereka pimpin. Bantu mereka untuk sadar dan mengeluarkan perasaan mereka secara teratur
iii. tantang mereka untuk mengasihi dan melayani, bukan mendominasi (menekan) atau menjadi tuan atas orang yang mereka pimpin.
5. Yesus dengan paulus : kis 22:6-15 ; 2 kor 1:8 ; 2 kor 12:7-10

III. Phlegmatic (Timotius)
1. cara kepemimpinan : tenang, membuat orang stabil, sangat kekeluargaan – bisa terlalu terikat, melindungi, tapi umumnya sangat setia.
2. keperluan (keinginan) :
a. merasa aman
b. merasa di terima
3. ketakutan terbesar : tidak merasa aman atau di terima orang
4. cara pembimbingan :
a. beri ssemangat dan pujian
b. hargai persahabatan dengna mereka (kemungkinan rasul yohanes yang di kasihi Yesus mempunyai karakter ini). Mereka gampang sekali bersahabat
i. yakinkan mereka tentang persahabatan kamu dengan mereka dan kesetiaan kamu pada mereka.
ii. Beri mereka keyakinan dan tumbuhkan keyakinan itu. Mereka harus ingat mereka di pilih Tuhan.
c. tantangan :
i. ajarkan mereka berani mengambil keputusan, dan cepat berubah! Mereka biasanya takut perubahan dalam diri mereka dan di sekeliling mereka (pembimbing/anak bimbingan, ministry dll)
ii. ajar mereka untuk dinamis (aktif, semangat, mempengaruhi orang sekeliling) dan ‘powerful’ (atau orang yang membawa perubahan dengan besar pada hidup orang lain)
iii. tantang kemalasan mereka dan suam-suam kuku (menerima standar yang lebih rendah) secara teratur.
5. paulus dengan timotius : 1 Tim 1:1-4 ; 2 Tim 1:2-12 ; 4:1-5

IV. Melancholy (Musa)
1. cara kepemimpinan : orang yang gampang mempengaruhi orang. Lebih menggunakan pseonanya dari pada kekuasaan.
2. keperluan (keinginan) :
a. penghargaan
b. persahabatan
3. ketakutan terbesar : melakukan hal yang salah
4. cara kepemimpinan :
a. beri semangat dan pujian
i. Tanya kepada mereka pendapat mereka tentang hal-hal tertentu dan katakan pendapat kamu juga. Mereka menyukai dan butuh pembicaraan yang dalam
ii. beri waktu untuk mengetahui hal yang sedang mereka lakukan dan belajar menghargai keahlian mereka dalam hal itu. Beri semangat / pujian akan kreasi (ciptaan) mereka secara teratur.
iii. ajarkan mereka dengan hati-hati dan dengna tepat (gunakan banyak ayat Alkitab). Sabar dengan pernyataan mereka dan jangan memandang sikap mereka sebagai sikap menentang; mereka hanya butuh alasan mengapa sesuatu dilakukan. (bahkan kamu akan kehilangan kepercayaan mereka bila kamu menerangkan dengna salah atau memberi alasan yang bertentangan.)


b. tantangan
i. ajarkan mereka bahwa tidak apa berbuat kesalahan. Sebagai orang yang cenderung ingin melakukan segala sesuatu dengan sempurna (perfeksionist), berulang ulang.
ii. tantang mereka untuk selalu bersukacita, seperti perintah pada fil 4:4
iii. tantang mereka akan pandangan negative terhadap diri semdiri dan orang lain. Ini sangat membahayakan dalam hubungan pemnbimbingan, dan mereka harus belajar untuk positive, percaya pada orang dan tidak selalu mencari kesalahan yang kecil dalam hubungan pembimbingan.

5. Tuhan dengan Musa : Kel 3:1-21 ; 4:1-17

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Midweek : A Heart after God (hati yang mengejar Tuhan)


A pure heart

Mazmur 51:9-12
51:9 Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!
51:10 Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita, biarlah tulang yang Kauremukkan bersorak-sorak kembali!
51:11 Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku!
51:12 Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!

* hati kita perlu diperbaharui
mazmur 24:3-4
24:3 "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
24:4 "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.


- yang murni hatinya yaitu yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan  maksudnya adalah tidak gampang terjerat oleh keadaan, omongan orang yang sia2, dongeng2,dll. Tapi taruhlah keyakinan hanya pada Tuhan
- yang tidak bersumpah palsu  harus jujur, righteous.

Amsal 20:7
20:7 Orang benar yang bersih kelakuannya -- berbahagialah keturunannya.

1 Timotius 1:3
1:3 Ketika aku hendak meneruskan perjalananku ke wilayah Makedonia, aku telah mendesak engkau supaya engkau tinggal di Efesus dan menasihatkan orang-orang tertentu, agar mereka jangan mengajarkan ajaran lain

- jangan pernah percaya terhadap omongan yang sia2, dongeng tapi taruhlah keyakinanmu hanya kepada Tuhan.

Ibrani 10:22-23
10:22 Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.
10:23 Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Youth Fellowship Service



PURE HEART by.jersan

1 korintus 13:13
13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
- kita perlu bertumbuh didalam kasih

1 timotius 1:5
1:5 Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas.
- kasih yang luar biasa tibul dari hati yang suci

mazmur 73:1
73:1 Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

Untuk punya hati yang bersih
1. tidak mau menyerah / jangan menyerah  melakukan segala sesuatu tanpa mengenal berhenti
2 korintus 4:15-16
4:15 Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah.
4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

2. menyelidiki Firman Tuhan setiap hari  hati kita akan diperbaharui
kisah 17:11
17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Lukas 9:23
9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
- menyagkal diri dan memikul salib setiap hari

3. saling menasehati satu sama lain setiap hari
Ibrani 3:12-13
3:12 Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup.
3:13 Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.
- hati manusia itu jahat, karena itu kita perlu nasehat setiap hari. Dan menasehatkan satu sama lain setiap hari

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Menjadi baru di tahun yang baru




Bagaimana kita bisa menjadi baru di tahun yang baru?

Markus 5:1-20
5:1 Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.
5:2 Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.
5:3 Orang itu diam di sana dan tidak ada seorang pun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,
5:4 karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorang pun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.
5:5 Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.
5:6 Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya,
5:7 dan dengan keras ia berteriak: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!"
5:8 Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: "Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!"
5:9 Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: "Siapa namamu?" Jawabnya: "Namaku Legion, karena kami banyak."
5:10 Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu.
5:11 Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan,
5:12 lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: "Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!"
5:13 Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya.
5:14 Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan menceriterakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa yang terjadi.
5:15 Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.
5:16 Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan tentang babi-babi itu.
5:17 Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
5:18 Pada waktu Yesus naik lagi ke dalam perahu, orang yang tadinya kerasukan setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Dia.
5:19 Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: "Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!"
5:20 Orang itu pun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran.

1. kita perlu bebas dulu dari dalam
5:3 Orang itu diam di sana dan tidak ada seorang pun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,
5:4 karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorang pun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.
5:5 Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.

- orang yang kerasukan ini bebas secara fisik tapi dia tidak bebas dari dalam.
Berubah dari dalam, resolusi yang kita punya bagus, tapi jika dari dalam aja kita belum bisa beresin, resolusi itu akan susah untuk kita capai.
- jangan terlalu focus sm action yg akn kita lakukan utk resolusi kita, tapi focus dari dalam dulu. Bebaskan dari hal yang masih mengikat kita dari dalam.
Efesus 4:21-25
4:21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
4:22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

2. kita perlu ambil setiap kesempatan
orang yang kerasukan ini bukannya lari menghindar tapi dia lari untuk menghampiri Yesus dan sujud menyembah Yesus,, orang ini tidak sia2kan kesempatan dia utk selamat.
- semakin lama kita menunda kesempatan, semakin kita merusak diri sendiri.

Mazmur 39:5
39:5 "Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku!
- kita tidak pernah tau kapan ajal kita, karena itu jangan sia2kan kesempatan, kita perlu ambil setiap kesempatan yang ada.

3. kita perlu rendah hati untuk dibantu
orang yang kerasukan ini mengerti bahwa dia butuh orang lain untuk Bantu dia senantiasa. Karena itu dia meminta Yesus untuk membiarkan dia mengikuti Yesus. Itu karena dia merasa bahwa Yesus lah yg bisa membantu dia senantiasa.

- orang yang butuh kekudusan adalah orang2 yang butuh keluarga Tuhan.

4. untuk menjadi baru kita perlu ubah tujuan hidup kita
Markus 5:19
5:19 Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: "Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!"

orang ini mengubah tujuan hidupnya untuk melakukan apa yang Yesus perintahkan yaitu untuk share kepada keluarganya dan orang2 sekampungnya ttg bagaimana Tuhan sangat mengasihi dia. Dan orang ini tidak buat alasan apapun meskipun ia tau bahwa dia tidak punya siapa2 dan orang2 hny mengenal dia sebagai orang kerasukan. Dia lakukan itu, dia share kpd bnyk org ttg perubahan yang terjadi dalam hidup dia.
- jadi berbeda dan baru untuk memuliakan nama Tuhan

markus 6:53-54
6:53 Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.
6:54 Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.
- karena orang ini mengubah tujuan hidupnya, seluruh orang di genazaret pun berubah. Mereka semua pun menjadi mengenal Yesus.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS