Tampilkan postingan dengan label promises. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label promises. Tampilkan semua postingan

The promises of God



Markus 9:14-19
“9:14 Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka.
9:15 Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia.
9:16 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Apa yang kamu persoalkan dengan mereka?"
9:17 Kata seorang dari orang banyak itu: "Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia.
9:18 Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat."
9:19 Maka kata Yesus kepada mereka: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!"

- mengapa murid-murid Yesus gagal dalam menyembuhkan anak yang kerasukan setan roh jahat ini?padahal mereka di beri kuasa/kekuatan untuk menyembuhkan..
- mereka tiba-tiba tiddak punya kekuatan, karena mereka melakukannya tanpa iman

1. apakah kamu tidak ada kekuatan?
Karena tanpa iman kita tidak punya kuasa/kekuatan
- kita butuh sengatan untuk sadar akan kekuatan yang kita miliki sekarang
- ketika kita tidak ada iman, kita mulai beragumentasi, berteori, memberi berbagai macam alasan dan mulai menyalahkan orang lain dan juga suka mencari kambing hitam.
- Bersedia tidak untuk kita mengakui disaat kita kehilangan iman?

Markus 9:28-29
“9:28 Ketika Yesus sudah di rumah, dan murid-murid-Nya sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?"
9:29 Jawab-Nya kepada mereka: "Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa."

- ketika kita memiliki kuasa/kekuatan kita mulai bergantung pada diri kita sendiri bukan pada Tuhan.
- Murid-murid Yesus mulai mengandalkan kekuatan mereka sendiri. Mereka kurang berdoa dan itulah yang membuat mereka kehilangan iman

Mazmur 9:20
“9:20 Bangkitlah, TUHAN, janganlah manusia merajalela; biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu”

2. apakah kamu jujur dengan imanmu?
Ayah anak ini tidak percaya tapi dia mau percaya dan ayah anak ini jujur. Dia mengaku bahwa dia tidak ada iman karena itu Yesus menolongnya.
- kita jujur akan iman kita, Tuhan akan bekerja.


Matius 17:20
“17:20 Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, -- maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

The promises of God



1 raja-raja 17:7-16
“17:7 Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada turun di negeri itu.
17:8 Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia:
17:9 "Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan."
17:10 Sesudah itu ia bersiap, lalu pergi ke Sarfat. Setelah ia sampai ke pintu gerbang kota itu, tampaklah di sana seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Ia berseru kepada perempuan itu, katanya: "Cobalah ambil bagiku sedikit air dalam kendi, supaya aku minum."
17:11 Ketika perempuan itu pergi mengambilnya, ia berseru lagi: "Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti."
17:12 Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikit pun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati."
17:13 Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.
17:14 Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itu pun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi."
17:15 Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya.
17:16 Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.”

1. penderitaan menghasilkan kesempurnaan iman
elia memasuki rumah janda miskin untuk meminta makanan dan minuman. Padahal janda ini tidak punya makanan. Tapi itulah Firman Tuhan dan janji Tuhan benar-benar terjadi. Dan janda itu pun tidak kekurangan makanan lagi.

- apa penderitaan yang kita alami sekarang?
*penderitaan itu baik untuk kita!

Ibrani 5:7-10
“5:7 Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
5:8 Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,
5:9 dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,
5:10 dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.”

Yesus harus melewati penderitaan-penderitaan-Nya untuk mencapai kesempurnaan-Nya
*penderitaan itu baik untuk kita bisa belajar menjadi taat

roma 5:3
“5:3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,”



2 korintus 3:12
“3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,”

kisah para rasul 5:40-42
“5:40 Mereka memanggil rasul-rasul itu, lalu menyesah mereka dan melarang mereka mengajar dalam nama Yesus. Sesudah itu mereka dilepaskan.”
5:41 Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus.
5:42 Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias.
- untuk memenangkan orang kita harus menderita dan Tuhan mau kita untuk melewati itu semua.

1 raja-raja 17:13
“17:13 Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.”

2. kepatuhan menghasilkan mujizat
ada 2 prinsip dalam memberi yang kita bisa belajar dari janda ini.
1. dia memberi dari kekurangannya dan ini membutuhkan iman yang besar
2. dia memberi terlebih dahulu baru Tuhan bisa berikan

karena kepatuhan janda ini, dia bisa mendapatkan mujizat dari Tuhan.

• cukup patuh, hidup kita akan menjadi luar biasa.
• Untuk memiliki hati yang patuh kita butuh kerendahan hati
• Karena tugas kita hanyalah patuh,,karena itu..obey lah!!! 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS